Artikel Ilmiah “Factors Associated to Nutritional Status of Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) at Special Schools in JABODETABEK Area 2023"

 


Artikel ilmiah ini berjudul "Factors Associated to Nutritional Status of Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) at Special Schools in JABODETABEK Area 2023." Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks, yang memengaruhi kemampuan komunikasi verbal dan non-verbal serta interaksi sosial. ASD memiliki spektrum gejala yang luas, mulai dari kesulitan komunikasi ringan hingga perilaku yang sangat repetitif dan terbatas. Berdasarkan data global, prevalensi ASD diperkirakan mencapai 1 dari 160 anak, meskipun data prevalensi di Indonesia masih belum terdokumentasi secara jelas. Anak-anak yang menderita ASD sering kali dihadapkan pada berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan status gizi, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Penelitian ini dilakukan di sekolah-sekolah khusus di wilayah JABODETABEK, yang melibatkan 32 anak penderita ASD sebagai responden. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi berbagai faktor yang memengaruhi status gizi anak-anak dengan ASD, termasuk faktor-faktor seperti pola asuh orang tua, tingkat pengetahuan mereka tentang gizi seimbang, serta pendapatan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai hubungan antara variabel-variabel tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada variasi yang signifikan dalam status gizi anak-anak dengan ASD. Sebanyak 40,6% dari anak-anak tersebut mengalami obesitas, 12,5% mengalami gizi lebih, sementara 9,4% di antaranya mengalami gizi kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa masalah gizi adalah isu yang penting di kalangan anak-anak dengan ASD. Selain itu, hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan status gizi anak-anak tersebut. Pola asuh yang baik, termasuk perhatian terhadap kebutuhan gizi anak, sangat berperan dalam menjaga keseimbangan gizi anak dengan ASD.

Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa beberapa faktor lain, seperti tingkat pendidikan ibu, pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang, serta pendapatan keluarga, tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi anak-anak ini. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun pendidikan dan pengetahuan gizi penting, pola asuh orang tua yang langsung terkait dengan kebiasaan makan sehari-hari anak lebih memengaruhi status gizi mereka.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas anak dengan ASD memiliki status gizi yang tergolong baik, namun perhatian khusus harus diberikan kepada mereka yang mengalami obesitas atau gizi kurang. Faktor pola asuh terbukti menjadi salah satu determinan utama dalam menjaga status gizi yang optimal. Meski demikian, temuan ini juga menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor lain yang mungkin berperan dalam memengaruhi status gizi anak-anak dengan ASD. Penelitian di masa depan diharapkan dapat menggali lebih dalam tentang interaksi antara faktor-faktor lain yang belum terungkap dalam penelitian ini, sehingga dapat memberikan panduan yang lebih komprehensif dalam mendukung kesehatan anak-anak dengan ASD.

TUGAS PKKMB : Fadhila Aini Risya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh Teknologi terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia Generasi Muda